Belajar Toleransi Beragama, Yuk Datang ke 3 Wisata Religi di Cirebon

Oleh-oleh Khas Cirebon MAMI - Kota di pesisir utara Pulau Jawa, Cirebon, punya sejarah yang unik karena banyak ditinggali pendatang dari berbagai latar suku dan bangsa. Hal tersebut kemudian membentuk identitas Cirebon yang bisa disaksikan hingga saat ini melalui beberapa tempat ibadah kunonya.

Beberapa dari tempat ibadah tersebut terbilang unik dan sering didatangi sebagai destinasi wisata religi. Apa saja mereka? Berikut tiga di antaranya seperti dirangkum Okezone dari berbagai sumber.

Masjid Agung Sang Cipta Rasa

Oleh-oleh Khas Cirebon MAMI - Berdiri sejak 1489, masjid ini masih berdiri kokoh dan cantik dengan bata merah yang terlihat mencolok di pagar luar bangunan.

Masjid yang berada di sebelah utara Keraton Kesepuhan ini memadukan gaya Demak, Majapahit, dan Cirebon yang melambangkan keragaman masyarakat Cirebon tempo dulu. Bagian dalam diwarnai dengan arsitektur kayu yang masih dipertahankan hingga dini.

oleh-oleh cirebon mami khas cirebon - Ke

Kelenteng Talang

Oleh-oleh Khas Cirebon MAMI - Toleransi umat beragama Islam dan Konghucu tercermin dari rumah ibadah ini. Didirikan pada 1450 oleh Tan Sam Cay, seorang muslim Tionghoa, kelenteng ini awalnya merupakan pusat kegiatan keagamaan bagi masyarakat muslim Tionghoa. Ini terlihat dari altar sembahyang yang berbentuk mihrab.

Dikarenakan aktivitas umat muslim berpindah ke tempat lain, tempat ini kemudian hanya menjadi pusat kegiatan peribadatan umat Konghucu sejak 1940an.

oleh-oleh cirebon mami khas cirebon - Gu

Gua Maria Sawer Rahmat

Oleh-oleh Khas Cirebon MAMI - Berada di kaki Gunung Ciremai, sekitar satu jam dari pusat kota Cirebon, terdapat Gua Maria Sawer Rahmat yang kerap menjadi tempat ziarah penganut Katolik di Pulau Jawa. Berbeda dengan tempat ibadah sebelumnya, tempat ini terbilang baru karena baru diresmikan pada 1990.

Namun, tempat ibadah yang memanfaatkan gua ini cukup indah untuk ditengoki. Beberapa simbol keagamaan seperti Patung Bunda Maria dan Patung Yesus terdapat di sana. Beberapa ritual keagamaan juga kerap dilangsungkan dan dihadiri banyak pengunjung, terutama saat Paskah dan Natal.

(Sumber: Okezone)

Comments

Leave your comment

Top